Rabu, 24 Maret 2021

Bukan Hanya Buku

 

Siapa di sini yang merasa punya kemampuan yang baik dalam menulis? atau minimal sudah punya minat yang besar untuk menulis? Jika benar begitu, maka kamu patut bersyukur.

Sekarang pertanyaan kedua. Siapa yang ingin sekali menghasilkan karya sebuah buku? Semua mau? Mantap.

Lanjut pertanyaan ketiga. Siapa di sini yang belum menghasilkan satu buku pun? Kenapa belum menghasilkan satu buku pun? Katanya suka menulis. Terus, dikemanakan kemampuanmu yang katanya bagus itu? Dikemanakan aktivitas menulis yang katanya kamu sukai itu?

Bisa menerbitkan sebuah buku memang pencapaian yang menggiurkan, apalagi menghasilkan buku solo, apalagi sampai ke penerbit mayor. Keren banget deh! Tapi jika belum juga kamu sampai ke sana, jangan berhenti ya. Tahukah kamu bahwa kemampuan menulis bisa tetap membuatmu berkarya meski bukan berbentuk buku. Menulis bukan cuma untuk dijadikan buku, tapi juga bisa kamu jadikan jembatan menuju karya bahkan karir yang lain.

Berdasarkan pengalaman saya pribadi, saya lulus kuliah tahun 2007 dan mulai bekerja sebagai jurnalis sebuah majalah pada tahun 2008. Apa sih kerjaan wartawan? Liputan di lokasi kejadian, lanjut menulis. Menulis lagi, menulis terus. Sampai tahun 2021 ini meksi bukan jadi wartawan lagi, Alhamdulillah saya masih bisa punya penghasilan dari modal bisa menulis, tok. Karena saya memang engga punya kemampuan yang lain, hehehe.

Jadi, sambil kita menuju hasil karya berbentuk buku berkualitas, kita harus terus meningkatkan kualitas kita sebagai penulis. Kemampuan dan kemauan menulismu jangan disia-siakan ya. Di bawah ini beberapa profesi yang membutuhkan keahlian menulis.

1.       Jurnalis

2.       Marketing komunikasi

3.       Hubungan masyarakat

4.       Pembuat konten digital

5.       Penulis konten situs

6.       Penulis teks iklan (copywriter)

7.       Kolumnis

8.       Penulis skenario film

9.       Novelis

10.   Editor

11.   Penerjemah

12.   Penulis untuk orang lain (ghostwriter)

Banyak kan? Jadi, menulis itu bukan hanya untuk dijadikan buku. Jika kamu belum berminat menulis buku ya engga mengapa, asal jangan hilang minat untuk menulis. Terus saja menulis, hasilkan tulisan apapun bentuknya, dan jangan lupa untuk kamu publikasikan. Tulisanmu bisa kamu pamerkan di media sosial, situs, atau blog. Tidak terasa tahu-tahu kamu sudah jadi penulis buku terlaris, yang mana nanti bukan lagi kamu pamerkan bukumu, melainkan pembaca setia yang mengunggah buku terbarumu di jejaring sosialnya.